Uncategorized

Skenario Allah Lebih Indah

“Sepandai-pandainya manusia membuat rencana, ketahuilah.. rencana Allah lebih indah” – Febrianti Almeera

Tidak semua hal yang kita inginkan di dunia ini, dapat kita miliki. Terkadang, ada saat dimana apa-apa yang kita harapkan, yang kita rencanakan, bahkan dengan sudah sangat matang, ternyata harus berjalan berkebalikan. Tentulah pada saat demikian, refleks manusia akan mengarahkan dirinya pada suatu kekecewaan. Apakah kecewa itu salah? Tentu saja tidak. Kecewa merupakan reaksi alami yang timbul akibat kenyataan, tak sesuai harapan. Perasaan tersebut sangat manusiawi. Namun kecewa jadi tidak baik ketika ia justru membuat kita terpuruk terlampau dalam, hingga menghilangkan kesadaran, bahwa Allah selalu tetapkan tujuan, dalam setiap kejadian.

Izinkan saya berkisah, as usually.. based on my own experience..

Beberapa waktu yang lalu, saya harus melewati sebuah kisah bersejarah dalam hidup saya. Hal tersebut merupakan kisah yang sangat luar biasa. Secara kacamata manusia, hal yang terjadi dalam hidup saya saat itu bukanlah kisah yang menyenangkan, bahkan lebih dekat kepada kisah yang sangat menyedihkan. Beberapa bulan sebelumnya, saya menyusun sebuah rencana besar yang sangat indah, yang insyaAllah merupakan hal baik, sangat baik bahkan. Hari demi hari saya lewati untuk memfokuskan diri saya pada tujuan besar tersebut. Segala yang perlu dipersiapkan, saya persiapkan. Terutama izin dari Allah, selalu saya minta melalui sujud dan tengadah tangan saya dalam bentuk doa khusyu. Segala hal nampak mudah saya jalankan dan luar biasa saya nikmati. Tapi subhanallah.. manusia hanya bisa berencana, hasil akhir tetap Allah yang tentukan. Allah berkehendak lain. Hasil akhir tidak sesuai dengan yang diharapkan. Berbaik sangka, Allah memang sedang menguji ketaatan saya. Alhamdulillah, meski sempat dilanda kesedihan, namun sebab Allah terlanjur kuat di dalam hati, maka kesedihan itu berlangsung sebentar saja.

Saya segera mencari-cari obat untuk jiwa yang terluka, yaitu Al Qur’an. Kemudian seperti biasa, saya melakukan buka-acak-ayat-Al-Qur’an. Itu merupakan sejenis cara menarik yang seringkali saya lakukan saat sedang bersedih hati. Saya buka Al Qur’an dengan tidak menentukan halaman mana yang akan saya baca. Saya buka asal saja, lalu halaman manapun yang terbuka, itu yang akan saya baca. Yang menarik adalah sebelum saya baca, saya akan menutup mata kemudian menggerakkan jari saya menelusuri halaman tersebut, kemudian menghentikan jari saya dimanapun saya inginkan, lalu saya akan membuka mata dan membaca ayat manapun yang saya tunjuk. Subhanallah.. inilah ayat yang saya pilih (tunjuk) pada saat itu:

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا  إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” – QS. Al-Insyirah: 5-6

Tak satupun kejadian di muka bumi ini hadir tanpa sepengetahuan-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu hal, bahkan sebelum hal tersebut terjadi. Dan segala hal yang telah Allah izinkan terjadi di muka bumi ini, sudah dipastikan memiliki tujuan yang baik, bahkan terbaik. Hanya saja terkadang manusianya kurang bersabar untuk menantikan wujud asli dari suatu hal yang dikemas tidak menyenangkan tersebut.

Setelah saya berhasil melewati kesedihan sejenak di saat itu, saya kembali melewati hari-hari saya seperti biasa, dengan semangat yang dipupuk untuk lebih membumbung lagi. Lalu apa yang terjadi kemudian? Ternyata memang seindah-indahnya rencana  manusia, lebih indah rencana Allah. Allah rapatkan saya kepada orang-orang berpengaruh di Indonesia, melalui cara-Nya yang selalu saja tidak mudah ditebak. Betapa piawainya Allah menggerakkan berbagai kemudahan dalam hidup saya untuk menggapai mimpi-mimpi saya dahulu.

Pertengahan November 2012, Allah izinkan saya berbagi inspirasi “Go Extra Miles” dengan ratusan anak yatim di event Jakarta Charity Fair, berdampingan dengan pak dr.Andhika Sedyawan, the number one life coach in Asia, dan juga mas Andre Raditya, penulis best seller buku Life Sign. Tak lama, saya diundang kembali untuk berbagi inspirasi “Kisah Hijrah” dengan hampir 600-an muslimah di event  Launching Hijab Alila, berdampingan dengan ustadz Felixsiauw, Islamic Inspirator yang juga penulis buku Muhammad Al Fatih, Beyond The Inspiration, dan How to Master Your Habits. Setelah itu, saya kembali diizinkan Allah untuk berbagi inspirasi “Great Muslimah” di event Muda Mulia Show bersama dengan kang Rendy Saputra, founder Muda Mulia, dan mbak Aisha Maharanie, founder Halal Corner. Dan 16 Desember 2012 besok, saya merasa sangat terhormat diundang ke event “Resolusi untuk Negeri” yang diselenggarakan oleh Komunitas Sukses Mulia, untuk berdampingan dengan para tokoh inspiratif Indonesia, mengikrarkan resolusi mulia 2013. Tokoh-tokoh tersebut adalah pak Jamil Azzaini (inspirator Sukses Mulia), mas Hendy Setiono (owner Kebab Turki Baba Rafi), mbak Fahira Idris (Inspiring Woman), mas Indrawan Nugroho (Learning Innovator), mas Badroni Yuzirman (founder Tangan Di Atas), mas Mono (owner Ayam Bakar Mas Mono), pak Ali Akbar (pakar Optimasi), pak Teguh Wibawanto (owner Hydro), mas Zainal Abidin (Social Entrepreneur), mbak Aisha Maharanie (founder Halal Corner), kang Rendy Saputra (founder Muda Mulia), pak Ahmad Gozali (Financial Planner), dan pak Kasim Rasjidi (Consultant Physician). Saya akan berada sepanggung dengan mereka sebagai founder Great Muslimah Indonesia. Subhanallah, jujur saja, ini merupakan salah satu impian saya beberapa bulan yang lalu.

Perlahan.. semua impian saya dalam bidang inspirasi bergerak sangat dinamis dalam kurva merangkak naik. Bukan hanya fokus popularitas apalagi hanya fokus uang. Saya senang luar biasa sebab memiliki lahan luas untuk tebar manfaat. Alhamdulillah.. harapan yang saya impikan untuk bisa berbagi seluas mungkin bersama orang-orang yang sudah terlebih dahulu meluncur ini perlahan terwujud, satu demi satu. Semoga Allah izinkan saya mengemban amanah besar ini, sebab rasa sayang saya terhadap dunia inspirasi, khususnya muslimah, sangat besar sekali.

Saya menyadari, ada hal baik yang tengah terjadi disini. Sesuai dengan ayat yang saya tunjuk secara tidak sengaja, kemudian saya baca..  “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” Skenario Allah memang indah, bahkan jauuuuh lebih indah dari hasil rancangan manusia yang hanya bisa menduga-duga semata. Allah tidak mungkin bercanda dalam memberikan ketentuan bagi kehidupan seseorang. Pasti terselip maksud di dalamnya. Saya menyadari, mungkin impian-impian manusia itu ibarat keran. Ketika satu keran disumbat, maka keran yang lain mengalir deras. Ya itulah yang saya rasakan. Wallahua’lam bishawab..

Tiada kisah yang lebih indah dari kisah rancangan-Nya. Allah memang sutradara terbaik dan terhebat. Skenarionya menarik dan penuh misteri karena memang tidak mampu untuk ditebak kemana alurnya. Sebab kita sudah paham demikian, maka adanya kita hanya perlu memastikan ikhtiar kita adalah sesuai yang Allah perintahkan, itu saja, cukup. Perihal hasil, berserah saja, itu hak prerogatif Allah. Bahkan seharusnya kita selalu bersyukur atas ketentuan-Nya. Dan yakinlah.. hidup akan menjadi lebih ringan ketika kita hanya bergantung pada-Nya dan meyakini bahwa skenario hidup terindah, adalah buatan-Nya.

” Apa yang mau kita keluhkan bila semua hal yang terjadi pada diri kita adalah hal yang sebetulnya terbaik?” – Febrianti Almeera

3 thoughts on “Skenario Allah Lebih Indah

  1. Assalamu’alaykum.
    Subhanallah, kisahnya hampir mirip dgn apa yg baru aq alami. Mungkin yg berbeda area berbagi manfaatnya, klo aq lbh ke area anak2 special need.
    Seperti petunjuk yg ​اَللّهُ sampaikan di surat Al-Isra : 9 yg ga sengaja aq baca beberapa wktu yg lalu “Sungguh, AlQur’an ini memberi petunjuk ke jalan yg paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yg mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yg besar”.
    Subhanallah..pew, setelah baca itu aq langsung merasa kuat dan yakin dgn hijrah yg aq lakukan dan rasa kecewa sekejap sirna.

    Semoga ​اَللّهُ selalu mencurahkan kasih sayangNya untuk kita.

    Amiin Allahuma Amiin.
    ​​​‎​Wassalamu’alaykum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s