Uncategorized

10 Alasan Klasik Tidak Berhijab

Berikut adalah beberapa alasan yang biasanya dikemukakan seorang muslimah yang belum berhijab. Siapa tahu ada yang pas dengan alasanmu saat ini sehingga keinginanmu berhijab terus menerus terhambat, silakan cek penjabarannya. InsyaAllah tepat kena hatimu, dear Great Muslimah..

 

1. BELUM SIAP

Ini alasan yang paling sering diutarakan oleh para muslimah yang belum berhijab. Tahukah, kata siap-tidak siap, mau-tidak mau, itu urusannya dengan pribadi kita. Kita yang menentukan, bukan atas pengaruh di luar diri. Jadi ketika kita bilang “Tidak siap” dalam melakukan hal apapun, itu berarti kitanya yang memang menentukan diri kita tidak siap. Jadi, cara agar kita siap berhijab? Yakinkan kita siap, sesederhana itu. Alasan belum siap hanyalah fatamorgana buatan diri kita akibat tekanan arus modernisasi yang begitu kuat dan tajam. Wahai Great Muslimah.. yakinkan bahwa janji Allah yang kekal jauh lebih indah daripada sekedar penilaian manusia atas keindahan rambutmu.

 

2. MENGHIJABI HATI DULU

Ini juga merupakan alasan favorit nomor dua setelah “ketidaksiapan”. Wahai Great Muslimah.. menghijabi hati itu absurd. Tidak jelas sampai titik mana kita disebut sukses menghijabi hati. Hijabilah yang sudah jelas-jelas tampak, yang sudah jelas-jelas diperintahkan oleh-Nya. Pahamilah, menghijabi hati akan berlangsung dengan sendirinya setelah kita menghijabi kepala. Tidak yakinkah? Ya mungkin karena memang belum dicoba. Silakan dicoba dahulu, dan temukan hatimu senantiasa bergerak menuju kebaikan, lebih bershaja, anggun, dan lembut.

 

3. BELUM DAPET HIDAYAH

Hidayah itu sudah Allah sebar ke seluruh penjuru dunia. Tidak yakin karena tidak semua orang mendapat hidayah? Hehe.. memang betul, tidak semua orang mendapatkan hidayah yang sudah Allah sebar. Tapi bukan karena Allah tidak menghantarkan, melainkan karena pada hakikatnya hidayah itu DIJEMPUT, bukan DITUNGGU. Kalau hidayah menghampiri sesorang, biasanya sudah berubah wujud dan berganti nama menjadi azab. Ya.. kalau memang mau dihampiri hidayah tanpa berupaya, tinggal tunggu waktu datangnya azab. Hidayah dijemput melalui siapa saja, apa saja. Bahkan ketika hatimu bergetar ingin berhijab, itu sudah merupakan hidayah. Hanya sayangnya, seringkali ditepis berulang kali. Jangan menunggu hidayah itu berubah wujud.

 

4. TAKUT KALAU SUDAH PAKAI, NANTI DIBUKA LAGI

Pakai saja belum, sudah suudzon begitu. Hehehe. Wahai Great Muslimah, ini alasan yang dibuat-buat. Cobalah dulu kenakan, rasakan dengan hati, lihat perubahan-perubahan dalam dirimu. Rasa ingin membuka hijab setelah menggunakannya itu ilusi syaitan yang memang pada hakikatnya harus mengganggu manusia. Lagipula, sehebat apa rasa malumu ketika sudah gunakan hijab kemudia dibuka kembali. Orang begini biasanya sangat peduli dengan pendapat orang terhadapnya, makanya plinplan. Sungguh pastilah ada rasa yang tidak dapat terdeskripsikan ketika hijab menyentuh diri. Sudahlah, kenakan saja dulu, dan buktikan perkataan saya ini benar.

 

5. MASIH BANYAK YANG BERHIJAB TAPI MAKSIAT

Kalau bicara soal jumlah, yang tidak berhijab sambil maksiat juga banyak. Sudah maksiatnya jelas dosa, tidak berhijab pula. Paket komplit untuk membeli tiket ekspress tambah dosa. Jelaslah sudah, alasan yang ini sangat dibuat-buat. Yang jadi tolak ukur keutamaan berhijab bukanlah maksiat tidak maksiat, tapi keikhlasan dalam meraih ridho Allah. Barangsiapa ternyata menemui banyak muslimah berhijab namun perilakunya tidak mencerminkan keanggunan, maka berhusnudzanlah kemudian mantapkan hati untuk tidak mengikuti. Bahkan, jadilah perpanjangan tangan Allah untuk sampaikan pada kawan muslimah tersebut, sebagai bentuk rasa sayang kita terhadap saudari sesama Great Muslimah.

 

6. BERHIJAB ITU KAMPUNGAN

MasyaAllah kasar sekali ya, hehehe. Tapi tahukah, jika yang berhijab dianggap tidak gaul, seperti orang kampung.. maka yang tidak berhijab dan berpakaian ‘kurang bahan’ itu seperti manusia purba. Kenapa manusia purba? Coba diingat-ingat, zaman purba manusia tidak ada yang mengenakan pakaian, hijab apalagi. Sama dong ya, hehe. Maaf kalau kasar, tapi alasan berhijab itu kampungan pun sangat kasar. Dan parahnya, itu kalimat kasar bagi perintah Allah, yang menciptakanmu. Betapa sombongnya, sudah diberikan nikmat hidup, giliran dimintai hal sederhana menutup aurat saja sulit sekali dan banyak alasan. Astagfirullah..

 

7. BERHIJAB ITU GERAH

Panasnya dunia akibat sinar matahari itu tidak seberapa dibandingkan panasnya api neraka. Meskipun saya belum pernah melihat neraka, setidaknya isi Al Qur’an sudah berulang kali menggambarkan situasinya. Betapa kita manusia tidak akan kuat menahan panasnya. Yang hebat menahan pun tidak akan tahan, sebab siksaannya kekal, abadi. Jadi, bukankah lebih baik menahan gerah dunia daropada harus masuk bergerah-gerah di tempat buruk yang kekal.

 

8. TAKUT KEHILANGAN/TIDAK DAPAT PEKERJAAN

Rezeki itu Allah yang kasih, setuju? Nah, Allah punya perintah dan larangan. Mana mungkin mau Allah beri rezeki berlimpah bagi orang-orang yang mengabaikan perintah-Nya dan justru menjalani larangan-Nya. Pikiran dangkal soal pekerjaan tidak akan menghampiri yang berhijab itu sekali lagi merupakan tekanan arus dunia modern yang kuat dan tajam. Yakinlah ketika kita tidak mendapatkan perkerjaan akibat berhijab, maka perkerjaan itu memang tidak baik bagi kita. Dan temukanlah keajaiban bahwa ternyata diri muslimah yang berhijab ini banyak dihampiri oleh pekerjaan-pekerjaan yang penuh berkah dimana hijab dan dirinya sangat dihargai. Percayalah, mustahil bagi Allah menyempitkan rezeki orang-orang yang melaksanakan perintah-Nya dengan penuh keridhoan.

 

9. NANTI JADI JELEK

MasyaAllah. Hehehe, alasan ini lucu kalau mau dikomentari. Memangnya tanpa hijab, kamu cantik? Hihi, bercanda. Tapi menurut pengalaman dan pengamatan saya, semua wanita berhijab itu bertambah kecantikannya. Plus nambah kecantikan inner-nya. Untuk alasan satu ini hanya bisa bilang, sesungguhnya kecantikan paras dan raga itu tidak kekal. Ada saatnya kelak semua luntur tanpa ada yang bisa kita pertahankan bahkan dengan krim kecantikan sekalipun. Kecantikan hati dan iman, itulah yang kekal. Hijabmu adalah langkah pertama menuju proses penyempurnaan kecantikan hati dan iman yang kekal.

 

10. SEMUANYA BUTUH PROSES DAN WAKTU

Betul sekali. Semua perubahan butuh proses dan waktu. Hanya saja, tahukah kita seberapa banyak waktu yang tersisa untuk hidup kita? Lebih tepatnya lagi, masih banyakkah waktu kita? Atau jangan-jangan sudah sempit sedangkan kita tidak mengetahui. Saya doakan semoga masih ada waktu yang panjang agar sempat bertaubat kemudian berhijab. Tapi menurutku, lebih baik kenakan saja hijabnya, kemudian jalani prosesnya dan dapatkan hatimu penuh ketenangan karena tidak lagi dikejar-kejar waktu. Setelah berhijab, giliran berproses dalam memperbaiki kualitas diri. Lebih nyaman kan wahai Great Muslimah..

 

 

Ketahuilah, kehidupan di dunia itu tidak lebih dari 2% dari total kehidupan seluruhnya. Tapi dengan 2% itulah kita menentukan nasib 98% kehidupan kekal seluruhnya. Wahai Great Muslimah, yuk mulai sekarang berhentilah hanya memikirkan dunia, dunia, dan dunia. Bersenang-senang, jalan-jalan, shopping, dan nongkrong, sangat boleh dilakukan, tapi tanpa mengabaikan ibadah pada Sang Pencipta, salah satunya yang mudah sekali, berhijab.

“Bekerjalah kamu seakan-akan kamu hidup selamanya di dunia, tapi beribadahlah kamu seakan-akan kamu mati esok.”

17 thoughts on “10 Alasan Klasik Tidak Berhijab

  1. Kndala saat ini sy bkrja diluar dan slalu berkeliling ,dikntor pun tdk bleh berjilbab, jd tdk nyaman hati sj jika berjilbab hanya dlm perjalanan Чªήğ slalu tertutup helm, jd kan msh tetep dibuka itu Чªήğ membuat sy slalu bimbang smp saat ini,

    1. Bismillah.. mbak-nya sudah gelisah ingin pakai jilbab begini sudah 1 langkah lebih maju daripada yang belum tergerak sama sekali. Demi Allah, Allah lah penggenggam rizki manusia. Kalau percaya dan yakin, just find another job yang memudahkan mbak dalam beribadah melalui jilbab🙂

  2. saya juga mengalami kendala kerja, dimana tidak dilarang berhijab di tempat kerja tetapi tidak ada ijin keluar juga untuk berhijab. Saya rencana resign tahun ajaran ini yaitu Juni 2013. Semoga Allah memberi saya waktu untuk itu. Aamiin.

  3. Assalamualaikum Great Muslimah, saya lelaki yang sama sekali buta akan dengan pengetahuan hijab, namau yang saya amati di Indonesia ini negara tercinta saya, hijab masih merupakan sebuah pengecapan yang selalu di anggap sebagai tanda manusia muslimah dan kolot. karena hijab kebanyakan dipakai untuk ke pengajian dan biasanya yang memakai ibu-ibu pengajian. bagaimana para Great muslimah mengubah sebuah paradigma tersebut, terimakasih

  4. assalamu’alaikum teh almeeraa.. sebelumnya makasih banget atas bukunya dan lagu-lagunya.. suaranya bagus banget.. :’)

    oh iya, tapi maaf teh, untuk hadist yang di atas itu, “Bekerjalah kamu seakan-akan kamu hidup selamanya di dunia, tapi beribadahlah kamu seakan-akan kamu mati esok.”
    setahu saya hadist itu sangat lemah. dan sebaiknya tidak digunakan. afwan ya teh.., hanya mengingatkan..
    boleh dibaca sumbernya..
    Wallahu A’lam

    http://www.alsofwah.or.id/cetakhadits.php?id=189
    http://vjyusuf.wordpress.com/kumpulan-hadits-palsu/
    http://myaasin.wordpress.com/2009/01/31/menyeimbangkan-kehidupan-dunia-dan-akhirat/

  5. Assalamualaikum para muslimah..
    Nama saya Zara Azihah Maulida, panggil saja Zara/Zihah. Nama asli saya sebenarnya adalah Christy Hou Liu.
    Saya asli Surabaya. Ayah saya orang Palembang, ibu saya orang Surabaya asli.
    Umur saya 23 tahun. Saya terlahir dikeluarga Kristen dan saya memutuskan untuk masuk islam 2012 kemarin. Dan beberapa bulan yang lalu saya memutuskan untuk berhijab.
    Keluarga saya tidak menyetujui saya menjadi mualaf. Namun, keluarga saya tetap mengakui saya sebagai keluarga.
    Saya bilang ke orang tua saya bahwa saya ingin berhijab. Namun, orang tua saya sangat tidak menyetujui saya berhijab. Akhirnya, mereka mengancam tak akan mengakui saya sebagai keluarga jika memakai hijab dan mereka juga mengancam saya harus keluar dari rumah saya.
    Saya bingung, saya ingin sekali berhijab. Keluarga adalah salah satu hal yang paling saya unggulkan. Keluarga saya dari dulu harmonis saya tidak mau keluarga saya hancur karena hijab.
    Mungkin para muslimah disini bisa kasih saya saran?
    Terima kasih.

  6. Assalamualaikum,Saya sangat ingin berhijab .saya tau tentang kewajiban berhijab tapi bagaimana saya berhijab jika saya tdk punya dan tdk mampu membeli pakaian muslimah.saya miskin .saya tinggal dan numpang makan drmah org .sekolah dbayarin orang .bisa minta solusinya saudariku ?wassalam

  7. Assalamualaikum,bagaimana dgan saya ?saya ingin berhijab tapi tak punya dan tak mampu membeli pakaian muslimah .saya sangat paham dengan kewajiban ini ,tapi saya jga bingung bagaimana caranya ?saya tggal dan nmpang makan drmah org ,sekolah jga dbayarin.bagaimana saya memenuhi kebutuhan saya untk berhijab .mohon sarannya saudariku ?wassalam

  8. Sudah berhijab 3 blnan tapi belum ngerasa nyaman. Padahal udah slt 5 waktu dhuha kadang puasa senin kamis juga. Kenapa msh bingung ya pengen lepas lg?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s